Sabtu, 05 Mei 2012

CALL OPTION


Pendahuluan
Opsi (Option) adalah perjanjian / kontrak untuk memberikan hak dan bukan kewajiban dari penjual (option writer) kepada pembeli (option holder) untuk membeli atau menjual sejumlah nominal mata uang tertentu untuk masa yang akan datang pada harga yang telah ditetapkan sebelumnya (strike price) pada atau sebelum waktu tertentu (expiry date).
Berdasarkan bentuk hak yang terjadi, Option dapat dikelompokkan menjadi dua tipe ,yaitu:
·        Opsi Beli (Call Option) merupakan hak option holder untuk membeli sejumlah mata uang tertentu pada  harga tertentu (strike price) dimasa datang.
·         Opsi Jual (Put Option) merupakan hak option holder untuk menjual sejumlah mata uang tertentu pada harga tertentu (strike price) dimasa datang.

Terminologi Opsi (Option)
·        Exercise (strike) price, yaitu harga per embar saham yang dijadikan patokan pada saat jatuh tempo.
·        Expiration date, yaitu batas waktu dimana opsi tersebut dapat dilaksanakan.
o   Opsi dengan gaya Amerika dapat dilaksanakan kapan saja sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
o   Opsi dengan gaya Eropa dilaksanakan hanya pada saat expiration date.
·        Premi opsi, adalah harga yang dibayarkan oleh pembeli opsi kepada penjual opsi.

Contoh Kasus
a.      Seorang investor  (X) membeli call option dengan harga Rp100; , dan saham yang dijadikan patokan adalah saham ABC. Exercise price ditetapkan Rp1200; . expiration date adalah tiga bulan dari sekarang, dan opsi tersebut dapat dilaksanakan kapan saja, sampai dengan expiration date dan juga pada saat expiration date (gaya Amerika). Untuk memperoleh opsi  tersebut , X membayar premi opsi sebesar Rp100 kepada penjual  opsi.setelah membeli call option tersebut, si X dapat memutuskan untuk membeli atau tidak membeli saham ABC dari penjual opsi, kapan saja sampai batas waktutiga bulan dengan harga Rp1200; . kerugian maksimum yang bisa dialami si X adalah sejumlah harga premi opsi, yaitu Rp100; , karena bila kondisinya tidak  menguntungkan ( harga saham ABC dibawah Rp 1200;), maka si X tidak akan melaksanakan opsi tersebut. Sebaliknya dari sisi penjual opsi, keuntungan maksimum yang akan didapatkan oleh penjual opsi hanyalah sebesar harga premi opsi, karena kerugian pembeli opsi merupakan keuntungan penjual opsi. Sedangkan  potensi keuntungan yang bisa diperoleh pembeli opsi adalah tidak terbatas, dan sebaliknya potensi kerugian penjual opsi juga tidak terbatas.
 
Karakteristik Keuntungan dan Kerugian Call Option.
·        Pembeli Call Option
o   Misalnya ada sebuah call option terhadap saham XYZ, dan strike price ditetapkan Rp1000; . Harga saham XYZ pada saat itu Rp1000; . Harga premi opsi tersebut adalah Rp50;.
o   Karakteristik keuntungan (kerugian) yang bisa diperoleh kedua investor tersebut tergantung pada harga saham XYZ pada saat expiration date    
 Penjual Call Option
o   Profil keuntungan (kerugian) penjual call option adalah kebalikan dari profil keuntungan (kerugian) pembeli call option.
o   Oleh karena itu profil keuntungan penjual call option pada saat expiration date besarnya akan sama dengan kerugian yang diderita oleh pembeli call option.

Penilaian Opsi
Penilaian pada sebuah opsi perlu dilakukan untuk mengestimasi nilai intrinsic suatu opsi, dan selajutnya juga akan berguna untuk menentukan harga sebuah opsi. Dalam penilaian opsi terkadang kita menemui situasi dimana harga premi opsi melebihi nilai intrinsiknya opsi. Kelebihan ini disebut dengan nilai waktu atau premi waktu.

Nilai Intrinsik Dan Premi Waktu
Nilai intrinsik sebuah opsi adalah nilai ekonomis jika opsi tersebut dilaksanakan. Jika tidak ada nilai ekonomis yang positif dari suatu opsi maka nilai intrinsik opsi tersebut adalah nol. Jadi call option akan mempunyai nilai intrinsik yang positif jika harga saham dari strike price. Besarnya nilai intrinsik tergantung dari selisih antara harga saham yang sebenarnya dan harga strike price. Tetapi, jika ternyata harga strike price lebih besar dari harga saham, maka nilai intrinsik dari call option adalah nol.

Premi Waktu
Jumlah harga opsi yang melebihi nilai intrinsiknya disebut dengan premi waktu.
Premi waktu dapat dihitung dengan :
Premi waktu = harga opsi – Nilai intrinsik
Contoh : sebuah call option dengan strike price Rp1000; dijual dengan harga opsi Rp125 pada saat harga saham sebesar Rp1100;
Jawab :
premi waktu = Rp125; –Rp100; = Rp25;

Model Black – Scholes
Model Black – Scholes merupakan model penilaian call option yang telah banyak diterima oleh masyarakat keuangan. Model Black – Scholes menggunakan lima variabel yaitu :
·        Harga saham
·        Strike price
·        Expiration date
·        Tingkat bunga
·        Volatilitas harga saham


0 komentar: